Catatan Bidan

Perjalanan, impian dan harapan yang lebih baik

RASIONALISASI ELIMINASI MIKSI PADA IBU POST PARTUM


 

4 Agustus 2010

Tujuan mengetahui eliminasi post partum

Untuk mengetahui normal tidaknya BAK ibu post partum dan mencegah komplikasi yang terjadi

Normalnya miksi dalam sehari sekitar 5 kali.warna kuning terang

Retensio urine dalam 24 jam pertama post partum

  • Pasca melahirkan kadar steroid menurun sehingga menyebabkan penurunan fungsi ginjal. Fungsi ginjal kembali normal dalam waktu satu bulan setelah wanita melahirkan. Urin dalam jumlah yang besar akan dihasilkan dalam waktu 12 – 36 jam sesudah melahirka
  • Adanya odema trigonium yang menimbulkan obstruksi sehingga terjadi retensi urin.
  • Kondisi psikologis ibu: ibu takut untuk berkemih karena nyeri akibat adanya laserasi pada perineum

Inconenstia urine

Depresi dari sfingter uretra oleh karena penekanan kepala janin dan spasme oleh iritasi muskulus sfingter ani selama persalinan, sehingga menyebabkan miksi.

Kapasitas dan sensasi berkemih menurun karena anestesi dan lesi Anestesi akan mengakibatkan syaraf pada kandung kemih lemah sehingga menjadi kurang sensitive

Prokduksi urine > 30 ml/jam (oligo urine)
Kemungkinan ada kehilangan darah yang tidak kelihatan atau efek antidiuretik dari oksitosin

Proteinurine
Akibat otolisis uterus yang berinvolusi serta pemecahan kelebihan protein dalam otot uterus menyebabkan protein urine ringan

Hematuri

Akibat tekanan kepala janin dan pertolongan persalinan yang salah akan menyebabkan perlukaan pada uretra dan kandung kencing

Diuresis  post partum

Dalam 12 jam pertama paska melahirkan ibu akan mulai membuang kelebihan cairan yang tertimbun di dalam jaringan selama hamil. Pengeluaran kelebihan cairaan ini terutama terjadi di malam hari.Hal ini terjadi karena penurunan kadar estrogen, hilangnya peningkatan tekanan

Urine pekat dan kecoklatan

Warna urine yang coklat dan pekat terjadi karena ibu mengalami dehidrasi karena jumlah cairan dalam ginjal menurun sedang jumlah urobilin tetap

Urine berwarna kemerahan sampai kehitaman

Konsumsi obat-obatan dan makanan tertentu seperti tablet tambah darah dapat menyebabkan perubahan warna urine

Penatalaksanaan

  1. Sebaiknya ibu segera BAK segera setelah bersalin
  2. bila dalam 6 jam post partum belum berkemih sebaiknya dipasang kateter selama
  3. Pada pasien poat SC bila urine jernih sebaiknya kateter dilepas 8 jam sesudah operasi bila urine belum jernih tunggu sampai jernih
  4. Untuk mempercepat penyembuhan inkontinensia urine dapat dilakukan latihan pada otot dasar panggul.
  5. Lakukan mobilisasi dini terutama pada pasien post SC
  6. Lakukan pemeriksaan urine untuk mengetahui normal tidaknya kadar protein dalam urine

Information

This entry was posted on 4 Agustus 2010 by in ASKEB III and tagged , , , , , , .
Photobucket
%d blogger menyukai ini: