Catatan Bidan

Perjalanan, impian dan harapan yang lebih baik

ANTIBODI


Antibodi atau  immunoglobulin : merupakan gammaglobulin protein  yang dapat mengidentifikasi antigen. Berat molekulnya ± 160.000 –  970.000, merupakan 25 % dari seluruh protein plasma.

Antibodi dihasilkan oleh sel limfosit B. Ketika sel limfosit B mengidentifikasi antigen,dengan cepat sel akan bereplikasi untuk menghasilkan sejumlah besar sel plasma. Sel plasma lalu akan menghasilkan antibodi dan melepaskanya ke dalam cairan tubuh. Sel limfosit B juga menghasilkan sel memori B, dengan struktur yang sama dengan sel limfosit B,dan dapat hidup lebih lama daripada sel plasma.

Antibodi terdiri dari kombinasi rantai polipeptida ringan dan berat, tiap rantai berat terletak sejajar dengan rantai ringan pada setiap ujungnya. Ujung rantai berat dan ringan adalah bagian yang dapat berubah, bagian ini berbeda-beda pada tiap sifat antibodi dan merupakan bagian yang melekat pada antigen secara khusus. Bagian tetap antibodi menentukan sifat-sifat antibodi yang lain.

Spesifitas Antibodi

Suatu antibodi  bersifat spesifik untuk antigen tertentu, Struktur unik antibodi tersusun atas asam-asam amino yang memiliki bentuk- bentuk sterik yang berbedauntuk setiap antigen

Mekanisme kerja antibodi

Terdapat 2 cara antibodi mempertahankan tubuh

  1. Langsung menyerang agen penyebab penyakit
  2. Mengaktifkan sistem komplemen

Langsung menyerang agen penyebab penyakit

Antibodi mematikan aktifitas antigen dengan cara;

  1. Aglutinasi; partikel besar dan antigen terikat bersama menjadi satu kelompok
  2. Presipitasi; kompleks molekular antigen yang larutdan antibodi menjadi begitu besar sehingga berubah menjadi tidak larut dan membentuk presipitat
  3. Netralisasi; antibodi menutupi tempat-tempat yang toksik dari agen yang bersifat antigenik
  4. Lisis; antibodi langsung menyerang membran sel agen penyakit dan membuatnya rusak

Dalam keadaan normal kerja antibodi langsung menyerang agen penyebab penyakit kurang kuat, pertahanan tubuh  dilakukan dengan efek penguatan dari sistem komplemen

Komplemen merupakan gabungan gabungan dari  ±20 protein yang kebanyakan merupakan prekursor enzim. Prekursor enzim ini biasanya bersifat inaktif dan dapat diaktifkan  dengan dua cara yaitu

  1. Jalur klasik

Diaktifkan dengan oleh reaksi antigen antibodi menimbulkan efek samping yang bertujuan menghindarkan kerusakkan akibat masuknya organisme atau toksin. Efek- efek tersebut adalah:

  1. Opsoniasi dan fagositosis : C3b mengaktifkan fagositosis oleh  netrofil dan makrofag
  2. Lisis : merobek membran sel organisme
  3. Aglutinasi”: mengubah permukaan organisme penyerbu menjadi  menjadi melekat satu sama lain
  4. Netraliasasi virus : mengubah virus menjadi non virulent
  5. Kemotaksis : menyebabkan sel fagosit bermigrasi ke region local dari agen antigenik
  6. Pengaktifan sel mast: Menyebabkan pelepasan histamine, heparin dan subtansi lainnya ke dalam cairan setempat. Membantu penginaktifan agen antigenik
  7. Efek inflamasi :
  8. Jalur alternatif

Pengaktifan sistem komplementanpa diperantarai oleh reaksi antigen antibodi, terutama terjadi pada molekul-molekul polisakarida besar dalam membran sel mikroorganisme  yang menyerang. Merupakan garis pertahanan pertama terhadap serbuan mikroorganisme dan telah berfungsi sebelum terimunisasi suatu organisme.

Jenis-jenis antibodi

  1. Antibody Poliklonal :Antibodi dihasilkan di dalam tubuh secara alami yang dibentuk merupakan klon dari sel-sel limfosit dan umum .
  2. Antibodi monoclonal : Antibodi yang dibentuk di luar tubuh melalui fusi sel .Merupakan hasil pengklonan satu sel hibridoma.Berfungsi untuk mendiagnois penyakit kanker dan hepatisis.
    Antibodi memiliki struktur seperti huruf Y dengan dua lengan dan satu kaki.Lengan tersebut dinamakan antigen binding site,yakni tempat melekatnya antigen.

Molekul antibodi dapat   dikompokkan menjadi lima kelas yakni,

IgM :

  • Antibodi yang pertama terbentuk setelah ternak bertemu antigen.
  • 4-5 hari setelah terpapar
  • Jumlah banyak
  • Berkurang dan lenyap :10-11 hari setelah terpapar

IgG :

  • Merupakan tulang punggung sistim kebal humoral
  • Timbul setelah IgM, Lebih kecil daripada IgM
  • Diproduksi lebih besar daripada IgM
  • Dibentuk 5 hari setelah terpapar
  • Mencapai puncak :2-3 minggu setelah terpapar, kemudian turun secara perlahan
  • Serum diambil 2-3 minggu setelah vaksinasi / setelah proses penyembuhan karena infeksi alam,guna mengetahui titer antibodi
  • Pengambilan serum 1-2 hari sesudah vaksinasi,titer antibodi masih terlalu rendah

IgA :

  • Timbul bersamaan dengan IgG
  • Terdiri atas : 2 bentuk
    1. Bentuk dalam serum, 1 tempat pengikat antigen
    2. Bentuk sekretori, terdapat di mata,saluran pernapas-an,saluran pencernaan.Terdiri dari 2-3 tempat pengikat antigen
  • Dihasilkan oleh sel mukosa
  • Hanya sedikit memberi perlindungan terhadap antigen yang masuk secara intra muskuler atau intravena
  • Perlindungan yang besar terhadap antigen yang masuk melalui saluran pencernaan dan pernapasan.

Information

This entry was posted on 6 Agustus 2010 by in IMUNOLOGI and tagged , , , , , , , .
Photobucket
%d blogger menyukai ini: