Catatan Bidan

Perjalanan, impian dan harapan yang lebih baik

KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI (KIPI) PADA IMUNISASI CAMPAK


1. Definisi Penyakit Campak

Disebut juga morbili atau measles adalah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus campak yang ditandai dengan demam, lemas, batuk, konjungtivis (peradangan konjungtiva)

2. Imunisasi Campak

Imunisasi Campak bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit campak bebentuk bubuk kering yang berisi virus yang sudah dilemahkan.

Suntikan diberikan 1X pada umur 9 bulan dengan dosis 0.5 mg secara sub kutan dalam pada otot deltoid

3. KIPI Adalah setiap kejadian sakit atau kematian yang terjadi setelah imunisasi biasanya terjadi setelah satu bulan

a. Reaksi normal /ringan setelah imunisasi

Setelah imunisasi kadang-kadang timbul kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) demam ringan sampai tinggi, bengkak, kemerahan, agak rewel. Itu adalah reaksi yang umum terjadi setelah imunisasi. Umumnya akan hilang dalam 3-4 hari, walaupun kadang-kadang ada yang berlangsung lebih lama

b. Reaksi yang berat,

perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan kecacatan hingga kematian Untuk mengurangi kejadian KIPI maka perlu juga diperhatikan apakah anak termasuk dalam kelompok resiko atau tidak.

Yang termasuk dalam kelompok itu tersebut antara lain

a. BBLR

b. Anak yang mendapat reaksi simpang pada imunisasi dahulu

c. Pasien imunokompromais

d. Pasien yang mendapat imunoglobulin hidup

4. KIPI pada imunisai Campak

Reaksi yang dapat terjadi pasca vaksinasi campak dan MMR berupa rasa tidak nyaman di bekas penyuntikan vaksin.

Selain itu dapat terjadi gejala-gejala lain yang timbul 5 -12 hari setelah penyuntikan, yaitu

a. Demam tidak tinggi atau erupsi kulit halus/tipis yang berlangsung kurang dari 48 jam.

b. Pembengkakan kelenjar getah bening di belakang telinga dapat terjadi sekitar 3 minggu pasca imunisasi campak

c. Dapat timbul gejala yang berat berupa

Gejala                                                                                     Timbul  setelah

Syok anafilaksis                                                                      4 jam

Ensefalopati                                                                           5-15 hari

Komplikasi akut termasuk kecacatan dan                tidak tercatat

kematian

Trombositopenia                                                                    7-30 hari

Klinis campak pada resipien imunokompromais       6 bulan

Komplikasi akut termasuk kecacatan dan kematian   tidak tercatat  ]

5. Penatalaksanaan

a. KIPI ringan Tidak ada tindakan khusus hanya anak perlu banyak minum bisa berupa ASI, susu atau jus

b. Bila demam pakailah pakaian yang tipis, berikan parasetamol 15 mg/kgbb setiap 3 – 4 jam bila diperlukan, maksimal 6 kali dalam 4 jam

c. Bekas suntikan yang nyeri dapat dikompres air hangat,

d. Boleh dimandikan atau cukup diseka dengan air hangat.

e. Jika reaksi-reaksi tersebut berat dan menetap, atau jika orangtua merasa khawatir, bawalah bayi / anak ke dokter.

Information

This entry was posted on 18 Desember 2010 by in Uncategorized and tagged , , , .
Photobucket
%d blogger menyukai ini: